Kenapa Cak Imin Dipilih Jadi Ketum PKB Lagi? : Okezone Nasional


JAKARTA – Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kembali melenggang sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia terpilih secara aklamasi berdasarkan persetujuan 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB seluruh Indonesia.

Muktamar PKB yang digelar di Bali terbilang mulus tanpa interupsi berarti. Semua pengurus daerah ‘tegak lurus’ menerima laporan pertanggung jawaban (LPJ) DPP PKB periode 2014-2019. Lantas, mengapa Cak Imin dipilih jadi ketum lagi?

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menilai Cak Imin sukses mengerek suara PKB dalam setiap Pemilihan Legislatif (Pileg), baik 2014 dan 2019.

Muktamar PKB di Bali

Puncaknya, Cak Imin berhasil menyandingkan KH Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden pendamping Joko Widodo. Keberhasilan ini, kata Ujang, yang mengantarkan Cak Imin kembali duduk di tampuk kekuasaan.

“Karena kader-kader PKB menganggap Cak Imin sukses dalam membawa naik suara PKB di setiap Pileg. Pileg 2014 dan 2019 naik suara PKB. Cak Imin juga sukses menyandingkan Ma’ruf Amin menjadi cawapres Jokowi,” kata Ujang kepada Okezone, Kamis (22/8/2019).

Kendati demikian, Ujang melihat gaya kepemimpinan Cak Imin di PKB cenderung oligarkis dan tidak ingin ada ‘matahari kembar’ di dalamnya. Karena itu tantangan PKB ke depan adalah menjadi partai yang inklusif.

“Menjadi partai terbuka. Sehingga bukan hanya Cak Imin saja yang berkuasa lama di PKB. Tetapi harus gantian dengan kader lain. Kader lain juga harus dibuka ruang dan kesempatan agar bisa menjadi Ketum PKB di masa yang akan datang,” tuturnya.

Baca Juga: Struktur DPP PKB Diserahkan ke Cak Imin, Posisi Sekjen Bakal Dihapus

Gaya kepemimpinan Cak Imin yang cenderung oligarkis menyebabkan dirinya menang tanpa lawan alias aklamasi. Kalaupun ada pihak yang melawan, dapat dipastikan akan dicopot dari jabatannya di PKB.

“Karena tidak ada yang berani melawan Cak Imin. Dan seandainya ada yang melawan pun akan dicopot dari jabatannya di PKB. Sehingga jika ada faksi lain yang bergerak ingin melawan Cak Imin, maka sudah dipenggal lebih dulu,” tukasnya.

(aky)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *