Tips Agar Permohonan KPR Cepat Disetujui Oleh Bank Oleh Andrew Hidayat

Tips Agar Permohonan KPR Cepat Disetujui Oleh Bank Oleh Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

Tips Agar Permohonan KPR Cepat Disetujui Oleh Bank Oleh Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

URL.co.idTips Agar Permohonan KPR Cepat Disetujui Oleh Bank Oleh Andrew Hidayat. Seseorang bisa memiliki rumah tanpa harus menunggu seluruh uangnya terkumpul dengan cara mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank. Biasanya nasabah hanya diwajibkan untuk membayar uang muka/down payment (DP) dalam jumlah tertentu dan beberapa biaya untuk proses KPR tersebut. Bank nantinya akan menggunakan rumah yang ingin anda beli sebagai jaminan/agunan. (Baca juga: Andrew Hidayat: Kenali Tipe Peminjam, Jangan Sampai Utangnya Melas, Bayarnya Males

)

Tips Agar Permohonan KPR Cepat Disetujui Oleh Bank Oleh Andrew Hidayat

Walaupun semua orang bisa mengajukan permohonan KPR ke bank, tidak semua permohonan tersebut lantas disetujui oleh bank. Ada beberapa persyaratan utama agar pengajuan KPR seseorang disetujui. Berikut kami berikan tips agar KPR disetujui oleh pihak bank:

Baca juga: Manfaat dan Jenis Sayuran Untuk Kesehatan Ibu Hamil

Kelengkapan dokumen sesuai profesi

Untuk karyawan, syarat yang diperlukan adalah mengisi formulir aplikasi pengajuan KPR dengan tandatangan pemohon dan pasangan, kopi kartu tanda penduduk (KTP) pemohon dan pasangan (istri/suami), kopi surat nikah/cerai, kopi kartu keluarga, kopi rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir, kopi nomor pokok wajib pajak (NPWP), slip gaji terakhir asli/surat keterangan penghasilan dan surat keterangan jabatan, serta kopi dokumen kepemilikan agunan, misalnya sertifikat hak milik atau sertifikat hak guna bangunan (SHM/SHGB), izin mendirikan bangunan (IMB), dan pajak bumi dan bangunan (PBB). Apabila rumah tersebut masih dalam pembangunan dan belum tandatangan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB), maka sediakan surat pesanan rumah dari pengembang.

Apabila karyawan menyediakan slip gaji, maka profesional harus menyediakan informasi keuangan terakhir dan kopi izin praktik profesi. Untuk para freelancer yang tidak memiliki izin khusus karena profesi yang dijalankan masih terbilang unik dan baru di Indonesia, maka yang harus disediakan adalah kontrak-kontrak kerja dengan para klien yang mempekerjakan, bukti pembayaran setoran pajak, dan mutasi rekening 6 bulan hingga 1 tahun terakhir.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Anda Harus Mempunyai Toko Online Menurut Andrew Hidayat

Untuk wiraswasta, tambahan dokumen yang diperlukan adalah kopi neraca laba rugi, kopi akta pendirian perusahaan, dan izin-izin usaha.

Masa kerja/usaha juga akan dilihat. Biasanya untuk karyawan, bank akan meminta bukti sudah berapa tahun bekerja di perusahaan tersebut. Apabila belum satu tahun, maka harus ada bukti surat kerja dari perusahaan sebelumnya dan juga bukti penawaran di tempat kerja yang baru.

Apabila di kantor yang baru Anda sempat mengalami masa percobaan, maka siapkan surat pengangkatan Anda menjadi pegawai tetap. Untuk profesional dan wiraswasta, paling tidak masa usaha Anda minimum 2 tahun.

Syarat pengajuan BI checking

Untuk keperluan pengecekan Bank Indonesia (BI), Anda mesti mengisi surat form pernyataan yang menyatakan bahwa pembelian rumah tersebut dengan sepengetahuan istri. Dan apabila Anda memiliki perjanjian pre-nup alias perjanjian pranikah maka wajib mencantumkan surat perjanjian tersebut.

Apabila ini pembelian rumah pertama, maka lebih mudah untuk mendapatkan persetujuan KPR dari bank karena tidak ada track record Anda masih mencicil KPR lainnya. Ketika Anda masih memiliki KPR lainnya, maka selain DP lebih besar daripada rumah pertama, kemampuan Anda membayar cicilan juga akan dipertimbangkan.

Baca juga: 3 Cara Andrew Hidayat Menata Ruang Tamu Yang Sempit Agar Terlihat Indah

Untuk BI checking, track record pembayaran utang Anda selama ini menjadi faktor penting. Cara paling mudah mengeceknya adalah dengan melihat pembayaran tagihan kartu kredit Anda. Ketika Anda lancar dalam pembayaran, tidak pernah menunggak, maka risiko gagal BI checking lebih rendah.

Namun, bagi Anda yang tidak merasa pernah berutang, malah tidak punya kartu kredit sama sekali atau jenis pinjaman lain, jangan mengira akan lebih mudah. Dengan tidak ada record mengenai pembayaran cicilan utang, BI tidak dapat memastikan apakah Anda berisiko atau tidak. Ini dapat menghambat Anda juga untuk mengajukan pinjaman.

Cek kemampuan pembayaran

Bank akan melihat penghasilan serta cicilan utang yang sudah ada sekarang. Bank hanya mengizinkan total cicilan berkisar 30%–35% dari penghasilan. Anda pribadi harus mengecek kemampuan membayar Anda sebelum mengajukan KPR. Untuk memperkecil cicilan, Anda bisa memperbesar DP dan juga memperpanjang tenor pinjaman.

Bagi yang berpenghasilan tidak tetap, maka Anda mesti memperhitungkan penghasilan rata-rata dan bukan penghasilan tertinggi yang Anda dapat. Untuk usia masuk aplikasi KPR adalah minimum 21 tahun dan pada saat kredit berakhir maksimal usia 55 tahun untuk pegawai dan maksimal 60 tahun untuk profesional/wiraswasta.

Baca juga: 8 Tanda yang Menunjukkan Hubunganmu Belum Dewasa

Cek bank rekanan pengembang

Apabila rumah yang ingin Anda beli masih baru dan belum memiliki SHM/SHGB, maka hanya bank yang sudah melakukan memorandum of understanding (MOU) dengan developer yang menerima aplikasi KPR Anda. Developer alias pengembang biasanya memberikan informasi bank-bank yang sudah menjadi rekanan.

Jadi, bila ada tawaran promosi KPR yang menggiurkan di suatu bank, Anda harus cek apakah bank tersebut sudah memiliki kerjasama dengan developer Anda atau belum. Sebab, belum tentu Anda bisa mengambil KPR di bank tersebut meski Anda tertarik dengan tawaran promosinya.

Ketika semua persyaratan di atas Anda sudah penuhi dengan baik, maka pengajuan aplikasi KPR akan lebih mudah. Siapkan semua dokumen yang dibutuhkan segera agar proses pengajuan menjadi lebih cepat.

Di setiap bank, kebijakan pengajuan KPR bisa berbeda-beda. Oleh karena itu, sebelum Anda mengajukan aplikasi, tanyalah terlebih dahulu persyaratan yang dibutuhkan. (Sumber: kontan.co.id)

Salam

Andrew Hidayat
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *